Ini bukan kisah para pengabdi
Bukan sebuah prosa berujung damai
Bukan lantunan syair tertanam dalam lubuk hati
Bukan karangan tak terlukis oleh sang tokoh yang hakiki
Bukan akte dari anak baru mengisi rentetan takdir di bumi
Bukan buku dengan kandung yang dimaknai
Bukan catatan layaknya tertulis pena sang ilahi
Bukan sebuah lembar teks proklamasi
Yang setiap kali di kobarkan tak pernah padamkan api sanubari
Apakah ini sebuah ukiran janji terpahat di batu prasasti?
Ataukah lukis cat air yang tersapu tangis anak ibu pertiwi
Yang entah sampai detik ini teramat susah untuk dimaknai
Mulai dari awal resmi negeri ini berdiri
Dan dipimpin oleh kepala negeri beristri fatmawati
Tak kunjung raga ini bisa yakin untuk memberi abdi
Salahkah mereka yang mendengkur diujung rapat tentang kami?
Salahkah mereka bersaksi untuk terus membangun negeri
Yang hingga tarikan nafas saat ini hanya Nanti
Nanti dan nanti
Dan berujung sumpah jabatan kembali
Nanti
Reviewed by
fakhri
on
Sabtu, Februari 21, 2015
Rating:
5
Tidak ada komentar: